Jumat, 12 November 2010

NGIN MENDAPATKAN ANAK LAKI – LAKI ATAU ANAK PEREMPUAN ?
Ada caranya untuk itu, simak tips berikut Yang sangat perlu kamu ketahui adalah, bahwa kedua belah pihak bibitnya harus sehat. Dibawah ini dijelaskan prinsip-prinsip yang harus dipegang serta cara praktis untuk mendapatkan anak laki-laki dan perempuan.


PRINSIP :
Laki- laki (sel sperma) = kromosom seks jenis X dan Y.
Sperma Y berbentuk bundar, ukurannya lebih kecil atau sekitar sepertiga kromosom X, bersinar terang, jalannya lebih cepat, dan usianya lebih pendek serta kurang tahan dalam suasana asam.

Wanita = kromosom seks yang sama yaitu X dan X.
sperma X ukurannya lebih besar, berjalan lamban, bentuknya lebih panjang, dan dapat bertahan hidup lebih lama serta lebih tahan suasana asam.
Bila dalam berhubungan intim, sperma X membuahi sel telur maka terjadilah pertemuan kromosom X dengan X, sehingga yang didapat adalah bayi perempuan (XX). Sebaliknya bila sperma Y yang membuahi sel telur, maka kromosom Y akan bertemu kromosom X sehingga akan mendapat bayi laki-laki (XY). Jadi intinya, anak laki-laki bisa diperoleh jika sperma Y lebih dulu membuahi sel telur. Sedangkan untuk mendapatkan anak perempuan maka sperma X yang harus lebih dulu membuahi sel telur.

CARA PRAKTIS UNTUK MENDAPATKAN ANAK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN.
MENDAPAT ANAK LAKI-LAKI MENDAPAT ANAK PEREMPUAN
1.      Senggama dilakukan bertepatan atau segera setelah masa subur.
1.   Senggama dianjurkan sebelum masa subur.
2.      Dianjurkan suami makan daging dan istri makan banyak sayuran.
2. Dianjurkan suami makan banyak sayuran dan istri makan daging.
3.      Membilas Vagina dengan Air + Soda
3. Membasuh Vagina dengan Air + Cuka
4.      Seks jarang (7-8 hari sekali)
4.   Seks Teratur (2x sehari)
5.      Penetrasi dalam
5.   Penetrasi pendek
6.      Istri Orgasme Lebih Dulu
6.   Suami Orgasme Lebih Dulu
7.      Posisi Knee-Chest (Posisi dimana suami bersetubuh dengan istri dari belakang)
7. Posisi muka bertemu muka (istri di bawah dan suami di atas)

PENJELASANNYA  :
A.    (UNTUK MENDAPATKAN ANAK LAKI-LAKI)
1.      Senggama dilakukan bertepatan atau segera setelah masa subur.
Maksudnya : anak laki-laki bisa diperoleh jika sperma Y lebih dulu membuahi sel telur. Selain itu sperma Y berbentuk bundar, ukurannya lebih kecil atau sekitar sepertiga kromosom X, bersinar terang, jalannya lebih cepat, dan usianya lebih pendek serta kurang tahan dalam suasana asam
So : Bisa disimpulkan jika ingin memperoleh anak laki-laki maka hubungan intim harus dilakukan bertepatan atau segera setelah terjadi ovulasi (saat keluarnya sel telur dari indung telur atau masa subur). Dengan begitu, sperma Y yang masuk ke dalam rahim dapat langsung membuahi sel telur.
2.      Dianjurkan suami makan daging dan istri makan banyak sayuran.
Karena : sayuran bersifat netral (tidak asam) sehingga sperma Y kuat di dalam rahim.
3.      Membilas Vagina dengan Air + Soda (1 gelas air + 2 sendok makan garam soda)
Karena : pembilasan vagina dengan larutan garam soda bertujuan menurunkan kadar keasaman vagina, sehingga sperma Y lebih terjamin hidupnya dan bisa melewati liang vagina menuju rahim untuk membuahi sel telur.
4.      Seks jarang.
Karena : Untuk meningkatkan kuantitas volume spermanya, suami dianjurkan menabung spermanya atau tidak melakukan ejakulasi sekitar 7-8 hari. Dengan jumlah sperma yang lebih banyak per mililiternya, kemungkinan mendapatkan anak laki-laki juga meningkat.
5.      Penetrasi dalam.
Karena : Semakin dalam penetrasi, maka semakin dekat jarak yang ditempuh sperma menuju sel telur. Bila suami bisa menekan sedalam-dalamnya saat ejakulasi berlangsung, hal ini bisa meningkatkan kemungkinan mendapat anak laki-laki.
6.      Istri orgasme lebih dulu.
Karena : Cairan yang dihasilkan saat wanita mengalami orgasme akan lebih mendukung pergerakan sperma Y untuk lebih cepat sampai ke sel telur. Semakin cepat sampai akan semakin baik, karena usia sperma Y lebih pendek.
7.      Posisi Knee-Chest (Posisi dimana suami bersetubuh dengan istri dari belakang).
Karena : Bisa membuat sperma Y meluncur cepat melalui liang vagina, rahim, dan sampai ke sel telur.

B.     (UNTUK MENDAPATKAN ANAK PEREMPUAN)
1.      Senggama dianjurkan sebelum masa subur.
Maksudnya : anak laki-laki bisa diperoleh jika sperma X lebih dulu membuahi sel telur. Selain itu sperma X ukurannya lebih besar, berjalan lamban, bentuknya lebih panjang, dan dapat bertahan hidup lebih lama serta lebih tahan suasana asam.
So : Bisa disimpulkan jika ingin untuk mendapatkan anak perempuan, hubungan intim sebaiknya dilakukan sebelum ovulasi terjadi. Misalnya, ovulasi diperkirakan terjadi pada tanggal 10. Oleh karena itu, hubungan intim sebaiknya dilakukan 3 hari sebelumnya, sehingga pada saat ovulasi terjadi tinggal sperma X yang masih hidup dan membuahi sel telur.
2.      Dianjurkan suami makan banyak sayuran dan istri makan daging.
Karena : daging dapat memberikan suasana asam alamiah pada vagina.
3.      Membasuh Vagina dengan Air + Cuka (1 gelas air + 2 sendok makan asam cuka)
Karena : Lingkungan vagina bersuasana asam diharapkan dapat mematikan sperma Y sehingga sperma X selamat sampai tujuan. Volume sperma X yang banyak dapat meningkatkan kemungkinan menghasilkan anak perempuan.
4.      Seks Teratur (2x sehari).
Karena : Dengan seks teratur, volume sperma yang keluar otomatis lebih sedikit karena tidak ada sperma yang ditabung. Hal ini diyakini akan meningkatkan kemungkinan mendapatkan anak perempuan. Kenapa? Sebelum mencapai sel telur, sperma harus melalui perjalanan berat. Sebagian sel sperma akan mati di perjalanan, terutama sperma Y yang berumur pendek. Akhirnya semakin lama jumlahnya akan semakin sedikit. Dengan begitu, sperma X yang tahan lebih lama mungkin saja banyak yang masih tertinggal dan akan membuahi sel telur begitu ovulasi terjadi.
5.      Penetrasi pendek (mengangkat penis hingga ke ujung vagina saat ejakulasi)
Karena : Penetrasi pendek dilakukan dengan cara mengangkat penis hingga ke ujung vagina saat suami mengalami ejakulasi. Tindakan ini berarti memperpanjang jarak sperma ke sel telur yang diduga akan menambah persentase kesempatan sperma X mengingat daya tahannya yang lebih kuat ketimbang sperma Y.
6.      Suami orgasme lebih dulu.
Karena : Tanpa orgasme, wanita tidak mensekresi alkalis (pengeluaran substansi yang membuat daerah vagina bersifat basa) dan ini akan membuat sperma Y mati sehingga menguntungkan sperma X yang punya daya tahan lebih baik.
7.      Posisi muka bertemu muka (istri di bawah dan suami di atas)
Karena : sperma tidak bisa langsung menerobos ke mulut serviks (leher rahim). Dengan begitu waktu yang dibutuhkan sperma pun akan lebih lama dan hal ini lebih menguntungkan sperma X.
Keberhasilan cara ini dapat mencapai 70 sampai 90 % , untuk meningkatkan angka keberhasilannya kamu dapat meminta dokter dan dokter akan melakukan pemisahan sperma X dan Y di laboratorium.
SELAMAT MENCOBA DAN SEMOGA BERMANFAAT…..!!!